BERITANUSANTARA - Aliansi Pemuda Tani lakukan aksi tolak impor beras yang dikerjakan pemerintah melalui Kementrian Perdagangan di Jalan Balai Kota, Bundaran Titik Nol Kota Medan, Selasa (23/1/2018).
Didalam lakukan orasinya puluhan pemuda manfaatkan alat peraga orang-orangan sawah dan spanduk serta baliho.
Dalam tuntunannya, Pimpinan Aksi Erick Sitohang mengatakan aksi ini sebagai bentuk kekecewaan Pemerintah yang lakukan impor beras 500.000 ton berasal dari Vietnam dan Thailand.
"Ini terlalu disayangkan, padahal di lebih dari satu Indonesia yang mengalami surplus beras. Tapi ini jadi lakukan impor beras yang memadai besar berasal dari Vietnam dan Thailand 500.000 ton pertengahan Januari lalu," katanya JUDI ONLINE.
Pria bertubuh gempal ini mendesak Presiden Jokowi untuk membatalkan rencana impor beras dan segera mengevaluasi kinerja Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan.
"Presiden kudu segera mengevaluasi kinerja para Menteri dan instansi terkait didalam kegagalan mewujudkan kedaulatan pangan. Tentu kita ingat Menteri Pertanian Amran dulu berjanji misalnya gagal mewujudkan swasembada pangan maka bakal mundur," tegasnya.
Aliansi Pemuda Tani lihat bahwa bersama dengan impor bakal merugikan dan mengancam perekonomian petani. Hal ini disebabkan product beras yang dihasilkan petani lokal bakal kalah barsaing bersama dengan product impor JUDI BOLA.


Posting Komentar