BERITANUSANTARA - Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno udah mobilisasi janji-janji kampanye-nya.
Sejak Anies-Sandi dilantik terhadap hari Senin, (16/10/2017), hingga kini, era kerja kepemimipinannya selanjutnya udah berjalan sepanjang sekitar 3 bulan.
10 kinerja Anies-Sandi yang udah ditunaikan sesuia bersama dengan janji kampanyenya
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyinggung soal penutupan Griya Pijat dan Hotel Alexis waktu bersilaturahmi bersama dengan para tokoh pemuka agama di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/11/2017).
Di hadapan tokoh lintas agama itu, Anies menjelaskan bahwa dia ingin menghadirkan standar ethical yang tinggi di Ibu Kota.
"Kami tidak ingin Jakarta kompromi terhadap praktik-praktik yang tidak cocok (aturan). Karena itu, baru seminggu (menjabat), salah satu daerah yang paling terkenal (Alexis) tidak kami teruskan izin operasinya," ujar Anies
"Kami tidak ingin Jakarta kompromi terhadap praktik-praktik yang tidak cocok (aturan). Karena itu, baru seminggu (salah), salah satu daerah yang paling terkenal (Alexis) tidak kami teruskan izin operasinya," kata Anies waktu ini BANDAR DOMINO99.
Anies mengatakan, ketetapan Pemprov DKI Jakarta untuk tidak membekukan Alexis sempat ramai diperbincangkan.
Ada pihak yang pro dan kontra terhadap ketetapan itu.
"Kalau yang terkait (manajemen Alexis) diterima, kenapa yang lain tidak menerima," kata dia.
2. Menata PKL
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menata kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, mulai Jumat (22/12/2017).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga mengupayakan menguntungkan seluruh pihak dalam menata Tanah Abang.
Pedagang kaki lima (PKL) difasilitasi berjualan, pejalan kaki leluasa berjalan di trotoar yang steril, hingga ojek pangkalan dan ojek online yang diberi lahan parkir sehingga lebih teratur menanti penumpang.
Dalam penataan ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup Jalan Jatibaru Raya di depan Stasiun Tanah Abang, mulai dari pukul 08.00 hingga 18.00.
Satu ruas jalan digunakan sebagai daerah berdagang para PKL, sedang ruas jalan lainnya digunakan untuk transjakarta.
Kendaraan umum dan kendaraan pribadi tidak cuman transjakarta dilarang melintas sepanjang waktu tersebut.
3. KJP Plus
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang menjadi janji kampanyenya bersama dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dapat direalisasikan mulai 2018.
Dia menghendaki Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Adrianto langsung menghadirkan program itu tahun depan.
"2018 kan APBD-nya sekarang harus dibahas kembali dan kami pastikan program itu masuk di APBD 2018," ujar Sandi di Kantor Dinas Pendidikan, Kamis (19/10/2017).
Sandi mengatakan, program KJP Plus tidak dapat direalisasikan langsung sehabis dia dan Anies dilantik. Sebab, APBD Perubahan udah ditetapkan oleh DPRD DKI Jakarta.
Sandi menghendaki program KJP Plus itu pas sasaran, yakni untuk warga tidak mampu. Dengan KJP Plus, dia menghendaki anak-anak tidak dapat dapat merampungkan pendidikannya.
4. OK Otrip
Pemerintah Provinsi (Pemorov) DKI Jakarta menggelar acara soft launching program one karcis one trip (OK Otrip) hari ini, Kamis (14/12/2017). Acara digelar di pendopo Balai Kota DKI Jakarta.
Program ini diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Selain meluncurkan program ini, ditunaikan terhitung simulasi program Ok Otrip.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansah, mengatakan, sehabis diluncurkannya program ini, dapat ditunaikan uji coba program sepanjang tiga bulan terhitung mulai pertengahan Januari 2018 hingga April 2018.
5. Rumah Dp 0 persen
Janji Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait program tempat tinggal DP 0 persen waktu kampenye Pilkada DKI 2017 mulai keluar pembuktiannya.
Pada Kamis (18/1/2018), Anies melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama tempat tinggal DP 0 persen di kawasan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Melansir dari Kompas.com, terhadap bagian awal, dapat dibangun 703 unit hunian yang terdiri dari 513 unit jenis 36 dan 190 unit jenis 21 di kawasan tersebut.
6. Oke Oce
Wakil Gubernur DKI terpilih, Sandiaga Uno, meresmikan pembukaan OK OCE Mart Kopkar di Yayasan Pesantren Islam (YAPI), Rawamangun, Jakarta Timur, sebagai hasil dari jerih payah siswa-siswi mereka AGEN BANDARQ.
7. Pajak Lebihi Target
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap, penerimaan pajak Pemprov DKI Jakarta tahun 2018 melampaui target.
Pemprov DKI Jakarta menargetkan penerimaan pajak dan retribusi daerah tahun 2018 sebesar Rp 38,125 triliun.
"Saya bilang mirip Pak Edi, jikalau dapat kami kejar Rp 40 triliun, tapi sekarang ini aku baru mulai, berarti potensi penerimaan pajak yang semestinya masuk sepanjang ini belum terukur," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu.
Sebelumnya, Anies sempat menyampaikan keyakinannya bahwa penerimaan pajak DKI tahun 2018 dapat tinggi.
8. Bolehkan motor
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingin kendaraan roda dua atau sepeda motor dapat jalan Jalan MH Thamrin lagi. Dia berkenan warga Jakarta dapat akses seluruh jalan di Jakarta.
"Jadi, komit yang udah tersedia sehingga dapat sehingga dapat menampung kendaraan kita. Kami ingin meyakinkan seluruh areal di Jakarta ini dapat diakses oleh warganya, baik yang roda dua, roda empat, atau lebih," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (6/11/2017).
9. Monas Bebas
Anies-Sandi memperbolehkan kawasan Monumen Nasional (Monas) untuk kesibukan keagamaan, budaya, dan seni, yang sebelumnya dilarang.
Keputusan selanjutnya tertuang dalam, Peraturan Gubernur (Pergub) No. 186 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 160 Tahun 2017 Tentang Pengelolaan Kawasan Monumen Nasional, selanjutnya ditetapkan kembali bahwa Monas dapat digunakan kembali untuk kesibukan pendidikan, sosial, budaya, dan keagamaan.
Dibukanya kawasan monas untuk kesibukan agama dan budaya ditandai bersama dengan pagelaran kirab kebudayaan di Kawasan Monas, terhadap Minggu, (26/11/2017) pagi.
10. Ijinkan becak
Anies Baswedan, menjelaskan bahwa dirinya dapat menambahkan jalan tertentu bagi para becak di DKI Jakarta.
Lantas perihal ini menjadi polemik di sedang masyarakat dan mengakibatkan pro kontra di sedang masyarakat.
Anies meyakinkan bahwa rencananya selanjutnya tidak seperti dibayangan masyarakat untuk memunculkan kembali di jalan-jalan utama di Jakarta.
"Ini biasa dipakai di kampung-kampung untuk belanja, anak yang sekolahnya dekat. Banyak dari kami jikalau dibilang becak ingatnya tahun pernah dan membayangkannya di jalan utama. Tidak. Justru ini tidak mirip sekali," tutur Anies.
Pengaturan ini pun ditegaskan Anies bahwa bukannya menghadirkan kembali becak di Jakarta melainkan mengatur becak yang udah ada.
"Saya garis bawahi ini bukan mengakibatkan becak baris tapi mengatur yang udah ada. Bahwa bersama dengan pendekatan yang kami melakukan kami mengantisipasi perubahan paradigma," ujar Anies


Posting Komentar