BERITANUSANTARA - Manajemen PSMS Medan sudah menyurati Pemerintah Aceh atas pemakaian Stadion Harapan Bangsa sebagai homebase alternatif tim PSMS beberapa waktu lalu. Rencananya Stadion selanjutnya akan diverifikasi oleh PT Liga Indonesia Baru 9 Februari mendatang.
Namun stadion selanjutnya tak mampu dipakai dan diverifikasi. Manajemen PSMS Medan sudah menerima surat perihal penolakan Stadion Harapan Bangsa itu lewat Dinas Pemuda dan Olahraga.
Sekretaris PSMS, Julius Raja sesungguhnya mengakui penolakan stadion selanjutnya lantaran akan dipakai tim Persiraja Banda Aceh dan Aceh United untuk mengarungi Liga 2.
Ya sesungguhnya mereka menampik sebab sudi di renovasi. Kemudian Persiraja dan Aceh United juga sudi memanfaatkan stadion itu. Jadi mereka menyurati ke Liga dan ke kami juga bahwa Stadion Harapan Bangsa tidak mampu diverifikasi," ujarnya waktu dihubungi, Selasa (6/2/2018) malam.
Lelaki yang akrab disapa King ini pun menjelaskan, mereka akan mengajukan Stadion Utama Riau sebagai opsi lainnya. Mereka akan lagi meninjau Stadion Utama Riau didalam waktu dekat ini. Kemudian akan segera menyurati PT LIB untuk ditunaikan verifikasi.
"Opsi lainnya kami akan ajukan Stadion Utama Riau. Tapi kami kudu ke sana dulu menyaksikan suasana stadion. Jika sesungguhnya sudah oke akan kami surati ke PT LIB lakukan verifikasi. Dan rencananya verifikasi ini tanggal 15 Februari. Nah yang diverifikasi ini sebagi stadion alternatif yah bukan yang utamanya," katanya.
Manajemen PSMS juga Senin (5/2) kemarin sudah meninjau suasana Stadion Teladan bersama dengan pihak sponsor mereka. Proses pengerjaannya sudah meraih 90 persen.
"Kami selalu optimis Stadion Teladan akan segera selesai direnovasi. Semalam kami juga sudah tinjau ke sana, pengerjaannya juga sudah hampir 90 persen. Lampunya juga sedang diganti," bebernya.


Posting Komentar