BERITANUSANTARA - Video oknum polisi yang berharap uang selagi menilang pengendara sepeda motor di Simpang Pos, Medan, menjadi viral di fasilitas sosial.
Wakapolresatabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja dalam pembicaraan lewat saluran telepon, Selasa (6/2/2018) sore, menyebut udah memeriksa anggotanya tersebut.
"Kami berterima kasih atas Info yang disampaikan penduduk atas terjadinya oknum anggota polisi yang terlibat dalam video itu (oknum polisi berharap uang selagi menilang pengendara, red). Atas perintah Kapolrestabes Medan kepada Propam, kita tengah memeriksa yang bersangkutan. Saat ini yang terkait dalam pemeriksaan," ucap AKBP Tatan.
AKBP Tatan menyatakan bahwa selagi ini pelaku udah mengakui kebenaran di rekaman tersebut.
"Dia mengakui, bahwa dalam rekaman berikut benar dirinya, dan mengakui ada pengecekan surat-surat kendaraan penduduk (tilang). Dia termasuk mengakui terjadi tawar-menawar bersama masarayakat," tambahnya.
Memberikan pengaruh jera dan peringatan kepada personel polisi lainnya, AKBP Tatan berjanji akan menambahkan sanksi kepada pelaku cocok keputusan dan undang-undang.
"Kami sangat menyanyangkan tingkah laku oknum, dan berharap tidak terjadi ulang layaknya ini. Terhadap yang bersangkutan, akan diambil tindakan cocok bersama undang-undang dan keputusan terkait kepolisian," tutur AKBP Tantan.
Tak ketinggalan, AKBP Tatan menambahkan wejangan agar penduduk melaporkan tiap-tiap penyimpangan yang ditunaikan aparat kepolisian.
"Jangan sungkan melaporkan kalau terjadi penyimpangan dalam menggerakkan tugasnya, baik personel Polrestabes maupun Polsek. Sekali lagi, kita berterima kasih kepada masyarakat, dan berharap perihal ini menjadi koreksi dan menjadi perbaikan, sejak hari ini hingga ke depan," pintanya
AKBP Tatan menyatakan bahwa selagi ini pelaku udah mengakui kebenaran di rekaman tersebut.
Lihat videonya di bawah ini :
Lihat videonya di bawah ini :
"Dia mengakui, bahwa dalam rekaman berikut benar dirinya, dan mengakui ada pengecekan surat-surat kendaraan penduduk (tilang). Dia termasuk mengakui terjadi tawar-menawar bersama masarayakat," tambahnya.
Memberikan pengaruh jera dan peringatan kepada personel polisi lainnya, AKBP Tatan berjanji akan menambahkan sanksi kepada pelaku cocok keputusan dan undang-undang.
"Kami sangat menyanyangkan tingkah laku oknum, dan berharap tidak terjadi ulang layaknya ini. Terhadap yang bersangkutan, akan diambil tindakan cocok bersama undang-undang dan keputusan terkait kepolisian," tutur AKBP Tantan.
Tak ketinggalan, AKBP Tatan menambahkan wejangan agar penduduk melaporkan tiap-tiap penyimpangan yang ditunaikan aparat kepolisian.
"Jangan sungkan melaporkan kalau terjadi penyimpangan dalam menggerakkan tugasnya, baik personel Polrestabes maupun Polsek. Sekali lagi, kita berterima kasih kepada masyarakat, dan berharap perihal ini menjadi koreksi dan menjadi perbaikan, sejak hari ini hingga ke depan," pintanya.

Posting Komentar